semua ada jalanya

Posted on September 30, 2011

0


Semua ada jalannya

“yang jualan martabak kan sudah banyak…apakah ada yang mau beli..??”

Itu merupakan kalimat pertanyaan yang biasa diucapkan ketika hendak memulai sebuah usaha, apapun jenis usahanya, kalimat yang terucap adalah “..bisa ga ya saya jualan”, “..jualannya nanti laku ga ya..??”, atau “..udah banyak yang jualan, apa masih ada yang mau beli..??”. Lucu memang tapi itu adalah sebuah realitas. pertanyaannya, apakah kita bisa mematahkan itu semua..??

‘Jika ingin api yang besar, maka kayunya pun harus besar dan banyak..’, ternyata dari istilah ini ada seorang kawan saya yang mengartikan jika usaha kita mau besar, maka dananya juga harus besar. Apakah benar seperti itu..?? Tentunya kita semua mempunyai jawaban masing-masing tentang pertanyaan tersebut. Kemudian, kawan saya melanjutkan ceritanya bahwa dia sudah mengeluarkan dana yang besar, tapi usahanya tetap jalan ditempat. Setelah berpikir panjang dan menganalisa akhirnya dia menyimpulkan bahwa yang dimaksud kayu yang besar adalah bukan uang yang besar, tapi kayu itu adalah modal kekuatan mental tahan banting yang besar…Wow…ada benarnya dia berkata seperti itu. Tapi ini mungkin menjadi catatan tersendiri, karena ini adalah sifatnya subjektif, tapi bisa dijadikan sebuah contoh. Sudah pasti jika ‘apinya’ sudah besar, jangankan daun kering, daun basah pun akan terbakar juga. Mungkin dalam hal ini anda, bisa mengartikannya sendiri.

Kembali ke bahasan kita, tak apa kita atau anda mau memulai usaha apa saja. Jika kita melihat, banyak orang jualan warteg, tapi tetep aja banyak orang yang hendak atau sudah buka warteg lagi. Banyak orang jualan martabak, tapi tetep aja banyak orang yang baru mau, berencana atau bahkan sudah membuka martabak, bahkan kadang mereka berjualan ditempat yang sepi, fiuuuuuh..bakalan laku gak ya..????

Percaya bahwa ada yang Maha Kuasa, Allah SWT yang Maha memberi rizki, contohnya sederhananya adalah seorang pengemis yang meminta-minta, panas terik – hujan badai tetep dia mengemis, jika dari depan tidak ada yang memberi, maka dia berharap dari belakang, jika tidak juga, maka dia berharap dari samping, jika tidak ada juga dia berharap dari bawah, jika tidak ada juga maka dia akan tetap terus dan terus berharap. Mereka berjalan dari tempat A menuju tempat B, jika tidak ada juga mereka akan pergi ke tempat C, begitu seterusnya, mereka akan terus berharap orang-orang yang lewat akan memberi mereka uang. Begitu pun dengan kita, saya, kita dan anda harus punya kekuatan berusaha  dan harapan bahwa Allah SWT akan tetap memberikan kita rizki, sedikit banyak itu sesuatu yang relatif, tapi bagaimana kita mau tetap berusaha dan bersyukur.

Jadi, jangan khawatir memulai sebuah usaha yang sudah banyak orang membuka atau berjualan produk yang sama dengan apa yang akan kita jual. Semua ada jalannya…

Pray to God, Keep trying and dont give up….

Adhi prass ( dari mailing list tdatangerangraya@yahoogroups.com )